Tampilkan postingan dengan label Strategi Forex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Strategi Forex. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Agustus 2011

Empty your cup so that it may be filled



delphi ambil dari buku 40 Spirit of Success yang di tulis Bpk. Andrie Wongso. "Spirit of Success 07"
Empty your cup so that it may be filled "kosongkan cangkirmu agar bisa di isi" (ada banyak buku2 yang membahas hal ini, namun saya akan coba menyampaikan secara garis besarnya saja).

Seseorang tidak bisa menyerap ilmu / pengetahuan baru selama ia merasa dirinya sudah tahu dan lebih pintar. ibarat sebuah gelas. gelas yang penuh tak akan bisa terisi lagi karena selalu akan menumbahkan tambahan air yang baru. delphi : kosongkan Gelasnya. baru kita bisa menambahkan air baru yang menyegarkan. 
Agar mampu menyerap pengetahuan atau ilmu baru. jauhkan diri dari kesombongan karena merasa sudah tahu segalanya. beri ruang untuk belajar menerima hal-hal baru. Maksimalkan fikiran kita dengan mengolah dan menumbuhkan wawasan baru, dengan tanpa meninggalkan ilmu lian yang sudah kita punya/ miliki. karena ilmu yang kita punya pun, pasti akan mengalami perubahan sesuai dengan pertumbuhan kita dan perkembangan zaman.
Empty your cup so that it may be filled  kata Bruce Lee "kosongkan cangkirmu agar bisa di isi" Sang Legenda juga menyebut "Become devoid to again totality" ====> Menjadi hampa akan memperoleh keuntungan total.

Sama Halnya dalam trading Forex ilmu-ilmu selalu update terus dan akan terus update. ku pernah dapat petuah yang dulu aku anggap ENTENG, (Semakin kita banyak tahu, maka kita akan menyadari bahwa kita semakin bodoh), padahal dia pandai dimataku namun dia bilang seperti itu,,,,
untuk sahabat trader Meet Happy Trading All
Salam sukses Luar Biasa Go Green,,,

Minggu, 03 Juli 2011

Definisi dari Trader Scalper, Daytrader, dan Swinger.

3 tipe trader yang merupakan karakter dari seorang investor atau trader. Tiga tipe tersebut adalah Scalper, Daytrader, dan Swinger.


1. Scalper
Seorang scalper adalah seorang yang cukup pemberani. Kenapa pemberani? Karena seorang scalper dapat melihat peluang terkecil di market dan mengubahnya dalam bentuk $ ataun profit. Dapat dibayangkan, seorang scalper dapat melihat peluang harga sedang naik atau turun dalam durasi 1-5 detik ke depan. Sungguh hal yang luar biasa. Dengan kata lain peluang sekecil apapun dapat diubah menjadi uang.

Resiko
Seorang scalper menganggap bahwa jika harga mengalami perubahan arah dari yang sudah diperkirakan sebelumnya maka dia akan secepatnya keluar dari Market. Kerugian psikologis yang biasa ditanggung oleh seorang scalper adalah sebesar 5-10 poin.

Dasar Analisa
Dasar Analisa dari seorang scalper adalah dengan menganalisa pergerakan trend dari mikro grafik atau grafik terkecil dari periode grafik harga. Jika ada pilihan grafik 5 menit, 15 menit, 30 menit, 1 jam, dan 4 jam pasti seorang scalper memilih grafik 5 atau 15 menit untuk masuk ke market Buy atau Sell. Untuk melihat trend umum kemana pergerakan harga maka seorang scalper dapat memilih grafik 1 jam atau yang 4 jam. Indikator yang biasa yang digunakan untuk menganalisa trend misalnya Simple Moving Average, Bolinger Bands, Parabolic Sars,dll.
Mengukur kejenuhan harga dapat menggunakan indikator teknikal RSI periode 14 atau Stokastik Oscilator (Slow) periode 10;5;5.

Kemampuan Berpikir
Seorang scalper harus biasa dengan hal-hal detil yang mungkin dianggap trader skala besar sebagai hal-hal remeh. Dibutuhkan kecepatan berpikir dan mengambil tindakan untuk masuk(entry) dan keluar(close) pasar/market.

Interesting Story
Seorang scalper dalam satu hari dapat masuk 5-10 kali masuk market dan bahkan lebih. Misalkan saja dalam 10 kali bertrading dan entry-close market seorang scalper mendapatkan keuntungan 5 kali dan loss (rugi) 5 kali. Jika satu keuntungan bernilai 15 poin dan satu kali loss bernilai 5 poin maka total profit/loss adalah :
(5x15) + (5x(-5)) = 75 - 25 = 50 poin.

Grafik / TF
Grafik yang biasa digunakan adalah seorang scalper adalah grafik 5 menit atau yang 15 menit. Semakin kecil Time Framenya maka semaikin mudah bagi si scalper untuk masuk ke pasar. Prinsipnya adalah ikuti trend kecil dan tunggu posisi Anda.
Untuk konfirmasi trend maka kita dapat menggunakan trend umum 1 jam.

Kelemahan
Dalam kesehariannya, scalper selalu melihat perkembangan grafik 1 - 10 menit. Jika berbalik arah dengan cepat maka si scalper tak segan-segan menutup posisi . Jika frekuaensi close posisi lebih dari sekali dan berulang-ulang maka akan terkumpul kerugian yang cukup besar.

Kekuatan
Dalam waktu sehari, seorang scalper dapat masuk ke pasar 5 - 10 kali. Hal ini dapat membuat peluang keuntungan dari hasil trading lebih besar. Seorang scalper harus dapat menguasai Analisa Teknikal dengan baik. Hal tersebut mutlak adanya.

Kapan saat berhenti
Seorang scalper berhenti bertrading saat loss sekecil-kecilnya. Jika prediksi meleset dan harga berbalik arah maka konsekuensi kehilangan 5-10 poin harus diterima.


2. Swinger
Dasar Analisa
Analisa yang digunakan oleh seorang Swinger adalah analisa fundamental. Misal suatu negara diisukan akan menaikan tingkat suku bunganya dalam 3 minggu mendatang. Maka seorang swinger akan melakukan posisi Buy pada mata uang tersebut sejak dini dengan berharap ada ayunan harga (swing) terhadap posisinya.

Kemampuan berpikir
Swinger berpikir bahwa keadaan makro suatu negara berupa berita-berita Fundamental yang kuat akan menggerakan harga 100 - 200 poin. Hal ini dimanfaatkan sepenuhnya oleh swinger.
Interesting Story
Yang menarik dari seorang Swinger adalah dia mampu membuka posisi dalam tempo lebih dari satu hari untuk mendapatkan :
1. Keuntungan yang tidak sedikit misal 100 - 200 poin.
2. Bunga premium yang dapat menambah modalnya. Kisaran bunga premium yang didapat per hari adalah : $ 1 - 3 (per lotnya)

Grafik / TF
Si Swinger menggunakan dua buah grafik :
1. Grafik 15 menit untuk mengambil posisi (entry harga
2. Grafik 1 hari untuk melihat trend harga secara keseluruhan untuk beberapa hari kedepan.

Kelemahan
Seorang swinger tidak memperhatikan sebuah berita Fundamental yang sifatnya kecil-kecil. Dia selalu mencari berita Fundamental Forex yang besar dan berdampak besar dan kuat dalam posisi tradingnya.

Kadang ada beberapa berita Fundametal yang dapat membuat posisinya floating hingga 100 - 150 poin (negatif). Hal ini memang dibutuhkan modal yang besar untuk menahan pergerakan posisi dan juga psikologis yang kuat dan tabah dalam melihat posisinya yang negatif.
Jika psikologi tidak kuat atau melemah maka si swinger dapat mengcut loss posisinya dan memilih rugi -100 daripada +200 setelah harga berbalik dari -100 ke +200.

Kekuatan
Seorang swinger mampu memprediksikan pergerakan harga dengan analisa fundamental saja (big picture). Analisa teknikal janya digunakan untuk entry harga dan melihat trend umum. Selbihnya pengalaman bertrading berhari-hari atau berminggu-minggu akan tampak dominan.

Bagaimana cara mengatasi kelemahan
Seorang Swinger berusaha mengatasi kelemahannya dengan memperhatikan harga sebaik-baiknya dengan menempatkan Buy ditempat terendah(Low) dan Sell ditempat tertinggi High) agar mendapat keuntungan maksimal.

Kapan saat berhenti
Saat berhenti bagi seorang Swinger adalah saat grafik umum(keseluruhan) dalam grafik 4 jam sedang berbalik arah. Disaat grafik berbalik arah maka disaat itulah seorang swinger menutup posisinya.


3. Day Trader
Dasar Analisa yang digunakan adalah analisa teknikal dan fundamental. Kedua indikator ini sangat dipertimbangkan oleh para Day Trader.
Kemampuan berpikir
Seorang Day Trader harus mampu mengkombinasikan analisa teknikal (yang terdiri dari dua grafik dan dua indikator) dan juga berita Fundamental harian yang ada di kalender ekonomi.

Interesting Story
Seorang Day Trader dapat mengambil keuntungan 30 - 50 poin sehari. Dengan asumsi dalam 20 hari bertrading seorang Day Trader profit 10 kali maka dia sudah mengantongi keuntungan 300 poin (asumsi 30 poin target keuntungan per hari).

Grafik / TF
Grafik yang digunakan oleh Day Trader adalah :
1. Grafik 15 menit untuk masuk posisi (entry market)
2. Grafik 4 jam untuk melihat trend secara keseluruhan (major trend)

Kelemahan
Seorang trader harus memperhatikan kedua basis yaitu teknikal dan fundamental untuk masuk posisi ke market.

Terkadang kedisiplinan seorang Day Trader harus luntur karena memaksa untuk masuk pasar. Dengan mengikuti suatu trend atau berita Fundamental tertentu seorang Day Trader dapat mengabaikan sistemnya sendiri.

Disaat kedisiplinan diabaikan maka saat itulah kerugian tinggal menghitung waktu.

Bagaimana cara mengatasi kelemahan
Dengan mengembangkan cara bertrading dan kedisiplinan terhadap sistem trading maka seorang Day Trader dapat menutup setiap kelemahan yang ada dengan lebih baik. Dengan demikian kerugian dapat diminimalisir.

Kapan saat berhenti
Day Trader berhenti saat grafik minor 15 atau 5 menit memberikan informasi bahwa trend sudah berakhir. Disaat itulah Day Trader keluar dari Market.

Semoga bisa bermanfaat sobat delphi
Salam Sukses Luar Biasa Goooo Green....
By:  www.delphiforex.blogspot.com

Rabu, 04 Mei 2011

Apa itu Trader Pemula dan Trader Profesional


Rasanya satu minggu sudah cukup otak dan fisik kita diperas bekerja memelototi chart dan emosi bergerak naik-turun. Kita perlu santai dan mengurangi tensi trading, let's chill out for a while. Namanya juga refreshment alias penyegar, saya bermaksud hanya merefresh bagaimana mensikapi hal-hal trading sehingga anda dapat trading dengan nyaman.

Dinamika pasar adalah hasil resultante dari psikologi massa. Kita bisa menghasilkan uang karena mampu menguasai aspek ini. Sebagaimana yang sudah banyak diketahui, trading itu 90% adalah masalah mental. Winning lebih banyak ditentukan oleh bagaimana anda mempersiapkan mental dibanding teknik/gaya trading. Dan memahami cara orang lain berpikir dan mengambil keputusan justru lebih penting daripada memahami chart. Jika anda masih mengalami kendala dalam trading, mungkin sudah saatnya anda merubah fokus perhatian. Daripada hanya mengubah-ubah teknik, sebaiknya fokus kepada faktor penyebab utamanya. Terdapat beberapa perbedaan yang sangat jelas antara winning trader dan lossing trader.


Trader Pemula
  1. Cenderung mengikuti orang banyak/massa (crowd follower) - Mengikuti apa yang orang lain kerjakan (ikut-ikutan) - Nyaman jika keputusannya sama dengan orang banyak2. Menghindari resiko kecuali orang lain juga mengambilnya
  2. Mengira jika orang lain "buy" maka aman juga untuk "buy"
  3. Bertindak atas advis dari orang lain yang dianggap "expert"
  4. Cenderung membuat complicated proses trading dan mengabaikan kesederhanaan pasar
  5. Hampir selalu membuat dua kesalahan yang sama: buy/sell saat harga telah bergerak jauh secara signifikan (high risk) serta buy saat mendekati resistance dan jual saat mendekati support (low probability).

Trader Pro
  1. Mengambil inisiatif (lead the crowd)
  2. Eliminasi semua subjective noise yang menghalangi proses pengambilan keputusan. Mereka tidak peduli pada apa yang dilakukan orang lain dan membuat keputusan berdasarkan seperangkat rule yang sangat mekanikal dan tidak terbawa emosi
  3. Mereka belajar untuk mengidentifikasi entry yang benar (proper entry) yang mana kebanyakan orang tidak memperhatikannya
  4. Mereka sell setelah suatu periode buying berjalan mendekati/masuk area resistance. Mereka jual Greed (tamak), ini untuk yang trading selain forex.
  5. Mereka buy setelah suatu periode selling berjalan mendekati/masuk area support. Mereka beli Fear (ketakutan)
  6. Trader yang sukses:
  • Dapat identifikasi peluang sebelum orang lain melakukannya 
  • Eksekusi trading secara mekanikal
Karakter Mental Yang Harus Dimiliki
  • Percaya Diri
  • Disiplin
  • Sabar
Semoga membantu, and have a good weekend

Sumber Referensi www.kgforexworld.com
Salam sukses Luar Biasa
Goooo Greeen...
By: Delphi_Forex

Selasa, 26 April 2011

Waktu Yang Tepat Saat-saat Trading

Berikut data-data Ekonomi Penting.... yang Berpengaruh pada Pasar Forex

Data-data ekonomi dirilis dengan jadwal-jadwal yang hampir sama setiap harinya, berikut adalah jadwal-jadwal berdasarkan negara:
  • Australia - AUD — 5:30 WIB hingga 7:30 WIB
  • Jepang - Yen — 6:30 WIB hingga 11:30 WIB
  • Swiss - CHF — 13:30 WIB hingga 17:30 WIB
  • Jerman, Italia, Prancis (Eropa) – Euro — 14:00 WIB hingga 18:00 WIB
  • Inggris - GBP — 14:00 WIB hingga 18:00 WIB
  • Canada - CAD — 19:00 WIB hingga 20:30 WIB
  • Amerika - USD – 19:30 WIB hingga 22:00 WIB


Berita-berita yang dirilis tidak semuanya berdampak pada pergerakan harga, kami akan mencoba merangkum beberapa berita yang biasanya menimbulkan pergerakan ekstrim pada perilisan:
  1. NFP (Non Farm Payroll) — Data ini menunjukkan jumlah total gaji yang dilaporkan oleh US Buearu of Labor Statistic, tidak termasuk pegawai negeri dan juga pekerja di bidang pertanian. Data ini diperkirakan bisa memberikan gambaran tingkat gaji dari 80% pekerja di Amerika. Non Farm Payroll dianggap penting karena bisa menunjukkan naik turunnya tingkat pengangguran dan juga memprediksi GDP, selain itu juga akan menjadi pertimbangan untuk menentukan kebijakan ekonomi di waktu-waktu mendatang.
  2. Interest Rate / Bank Rate — Kenaikan suku bunga bank biasanya akan menimbulkan efek yang baik bagi mata uang negara terkait, karena dengan naiknya suku bunga, diharapkan investor akan masuk untuk berinvestasi dan artinya permintaan mata uang semakin tinggi.
  3. GDP (Gross Domestic Product) — GDP adalah nilai seluruh barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara dalam jangka waktu tertentu, biasanya bersifat annual atau per tahun. Data ini sangat penting karena akan mengukur seluruh aspek dalam suatu negara, meliputi pengeluaran pemerintah, selisih ekspo dan impor, serta konsumsi masyarakat. GDP menjadi indikator utama mengukur kesehatan ekonomi negara, termasuk standar kehidupan warganya. Nilai GDP yang negatif akan menunjukkan perlambatan ekonomi, bahkan perrtanda resesi.
  4. Retail Sales Data ini menunjukkan jumlah barang yang terjual pada level ritel. Angka ini sangat penting karena akan menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat, angka yang terus naik menunjukkan ekonomi yang bergairah, sebaliknya angka yang terus turun akan menunjukkan ekonomi yang lesu. Data ini juga akan menjadi dasar pengambilan kebijakan suku bunga, pajak, dan lain sebagainya.
  5. Home Sales — Penjualan rumah, baik rumah baru maupun bekas, akan menunjukkan tingkat aktivitas di masyarakat. Pembelian rumah yang tinggi memberikan pandangan bahwa daya beli masyarakat masih tinggi. Data ini juga akan berpengaruh pada data-data lain, seperti ijin bangunan baru, kredit rumah, pegadaian, dan lain sebagainya.
  6. CPI (Consumer Price Index) — Data ini mengukut perubahan harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat, termasuk ongkos transportasi, harga pangan, dan biaya kesehatan. Angka CPI seringkali digunakan untuk mengidentifikasi terjadinya inflasi atau deflasi. Peningkatan tajam dalam beberapa waktu berturut akan menunjukkan adanya inflasi, dan sebaliknya penurunan tajam menunjukkan terjadinya deflasi.
  7. PPI (Producer Price Index) — Data PPI menunjukkan perubahan harga barang dan jasa dari produsen. Indeks ini akan memberikan pandangan ekonomi seperti CPI, namun dari sudut produsen dan penjual.
  8. PMI (Purchasing Managers’ Index) — Angka yang dirilis akan berperan sebagi indikator utama sektor manufaktur. Data ini akan meliputi jumlah pesanan, suplai, tingkat produksi, stok, dan juga ketenagakerjaan. Angka di bawah 50 akan menunjukkan kontaksi, dan angka di atas 50 akan menunjukkan terjadinya peningkatan di sektor manufaktur.
  9. Trade Balance — Perbedaan ekspor dan impor suatu negara juga merupakan salah satu indikator kesehatan ekonomi yang penting. Defisit yang besar akan berpengaruh pada anggaran negara.
  10. Inflasi — Laporan inflasi yang meningkat tentunya akan buruk bagi ekonomi suatu negara, dan berdampak pada kekuatan mata uang negara terkait. Bank sentral biasanya akan mengambil langkah-langkah segera untuk menghentikan peningkatan inflasi, level ideal yang biasanya ditarget oleh bank-bank sentral adalah sekitar 2% hingga 3%.
Namun juga ada beberapa berita yang dirilis di luar jam-jam yang disebutkan di atas, namun frekuensinya sangat rendah. Pidato-pidato oleh petinggi-petinggi ekonomi juga terkadang dibawakan di luar jam-jam tersebut. Pejabat-pejabat ekonomi dari The Fed, ECB, BoE, dan berbagai bank sentral lainnya, biasanya mengadakan jumpa pers untuk mengklarifikasi kebijakannya, sekaligus memberikan pandangannya pada keadaan ekonomi, selain itu, mereka terkadang mengikuti konferensi-konferensi di negara lain atau menghadiri diskusi panel, pernyataan-pernyataan mereka seringkali menimbulkan optimisme dan pesimisme di kalangan investor dan berpengaruh pada pergerakan mata uang.


Sumber Referinsi www.surabayaforex.com

Semoga Bermanfaat Sahabat Trader
Salam Sukses Luar Biasa
By:delphi_Forex

Minggu, 20 Februari 2011

Cara Menggunakan Exit Stop Loss Dan Exit Target di Marketiva

Menggunakan Exit Stop Loss dan Exit Target

Pertanyaan umum: Apakah kalau saya trading harus selalu pantengin monitor dan selalu terhubung ke internet? Maksudnya mungkin agar bisa menutup posisi apabila keuntungan telah didapatkan. Hehehe, ini pertanyaan trader pemula banget sih, tapi akan tetap kita bahas ya... Jawabannya adalah kita tidak perlu tongkrongin seharian itu komputer, kan capek badan ;) Anda bisa tinggalin posisi dan nanti bisa terlikuidasi otomatis apabila anda telah menetapkan nilai exit target dan stop loss nya. Jadi waktu yang anda gunakan untuk trading kira kira seperti ini: 15 menit analisa, 10 menit untuk order masuk posisi dan setting exit ordernya. Sisa waktu bisa anda gunakan untuk kegiatan sehari hari seperti biasa. Jadi tidak perlu campur tangan anda lagi, kalau keuntungan sudah mencapai exit target maka akan ditutup, atau kerugian sudah tidak dapat di tolerir dan harga exit target telah tersentuh maka posisi juga akan ditutup otomatis.

Exit target: adalah tingkat harga dimana anda ingin menutup suatu posisi ketika sejumlah profit tertentu telah anda dapatkan. Anda dapat mengatur exit target ketika anda membuka posisi atau kapan saja selagi posisi tersebut masih open. Exit target juga dikenal dengan istilah Take Profit atau sering disingkat dengan TP.

Order Stop-loss: menjamin suatu posisi dilikuidasi secara otomatis pada harga yang telah diperkirakan untuk membatasi potensi kerugian yang mungkin terjadi jika market bergerak melawan posisi anda. Stop Loss biasa disingkat SL.

Contoh exit target dan exit stop-loss:
Anda memiliki posisi long yang dibuka pada harga 1.2000, maka exit target anda harus lebih tinggi, sebagai contoh 1.2020, dan exit stop-loss di tingkat yang lebih rendah, misalnya 1.1980. Apabila anda membuka posisi short di 1.2000, nilai exit target harus lebih rendah, misalnya 1.1980, dan exit stop-lossnya lebih tinggi misalnya 1.2020.

Baik exit target maupun exit stop-loss nilai yang anda tetapkan adalah dalam harga, bukan banyaknya poin atau pip. Seperti contoh di atas, apabila anda ingin menutup posisi dengan keuntungan 20 pip, pada posisi long yang anda buka dengan harga 1.2000, maka exit targetnya adalah 1.2020 yaitu harga buka 1.2000 + 20 poin = 1.2020.

Beberapa kasus yang sering dialami trader berkaitan dengan exit target dan stop loss
Posisi saya tidak ditutup padahal saya yakin harga menyentuh angka Exit Target tersebut. Apa yang sebenarnya terjadi?

* Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).
* Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER
* Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID

Sebagai contoh, anda melakukan transaksi Short di EUR/USD dan exit target di 1.3125. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.3125, tapi dalam hal ini exit target anda tidak tersentuh.

Hal ini dikarenakan 1.3125 adalah harga diagram yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting=1,3125, maka Offer = harga di charting + 1/2 spread = 1,3125 + 1 = 1,3126. Sehingga harga sebenarnya masih di level 1,3126.

Posisi saya ditutup padahal saya yakin harga tidak menyentuh angka Stop Loss. Apa yang sebenarnya terjadi?

* Perlu diingat bahwa harga terdiri dari dua komponen, yaitu Harga jual (Bid Price) dan Harga beli (Offer Price).
* Transaksi jual dibuka dengan Harga BID dan ditutup dengan Harga OFFER
* Transaksi beli dibuka dengan Harga OFFER dan ditutup dengan Harga BID

Contoh: anda melakukan transaksi Short di GBP/USD dan memasang Stop loss di level 1.8943. Harga pada diagram/chart menunjukkan 1.8942. Tapi dalam hal ini SL anda tersentuh.

Hal ini dikarenakan 1.8942 adalah Harga diagram, yang mana merupakah harga pertengahan bid dan offer, sedangkan transaksi Short harus ditutup dengan aksi beli. Harga Charting=1,8942, maka Offer = harga charting + 1/2 spread = 1,8942 + 2 = 1,8944. Sehingga harga sebenarnya sudah berada di level 1,8944.

Yang penting anda perhatikan disini adalah Spread, dan perlu diingat juga bahwa spread itu tidak tetap dan sewaktu waktu dapat berubah nilainya, terutama pada saat keluar berita yang mengakibatkan pergerakan harga tidak stabil.

P.S:

* Dalam contoh di atas, spread untuk EUR/USD adalah 2, dan GBP/USD adalah 4.
* BID adalah harga Anda menjual ke dealer, dan OFFER adalah harga Anda membeli dari dealer. Dalam hal ini harga BID selalu lebih rendah dari harga OFFER.

add your coment this blog delphi_Forex